Jumat, 12 April 2019

Lazuardi


lazuardi
cerah mengambang sebagai atap
membiru di atas tatap mata manusia
adalah cinta keabadian
lahir dari bias sinar Sang Surya
lazuardi
masih adakah manusia menatap cerahmu
atau semua telah lalai
terkesima pada bumi pijakan yang kian polusi
atau ada yang hanya menatap pada awan
dan menduga itu kecerahanmu
lazuardi cerah
adalah cermin kehidupan baka
adalah guratan idealisme
adalah cita keabadian
dan jarak yang melangit adalah citra kecantikan
menawarkan perjuangan kaffah
menyeleksi manusia menggapai cinta
yang istiqomah dalam perjalanan waktu
yang tegar dalam gelombang
yang perkasa dalam himpitan
dan melangkah dalam naungan Tuhan


malang, mei 1991
nurmuis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan Hati Seorang Dara

dalam cacatan kecil pada serpihan kertas yang tergeletak di antara tumpukan kertas seorang dara yang telah cukup usia  menuliskan episode pe...