Senin, 08 April 2019

Perjalanan Akhir Ayahku

detik-detik akhir hayatmu
adalah nuansa ruhaniah yang penuh makna
hanya sembilan puluh satu jam  engkau berbaring
dari tujuhpuluh empat tahun hidupmu
hanya diakhir hayatmu
engkau butuh bopongan anak-anakmu
ayahku
dalam pembaringan akhir hayatmu
kutangkap cerita makna kepahlawanmu
meski hanya lewat kedip matamu
meski hanya lewat gigil tubuhmu
meski hanya lewat sengal nafasmu
dan hembusan nafas terakhirmu
ayahku
seperti sering aku lantunkan dalam doaku
semakin terpatri dalam tekad hidupku
bahwa aku harus jadi hiasan hidupmu
dalam penantian di alam barzah
tekad hidupku adalah
akan kutempa hidupku dalam keshalihan
kutaburkan doa setiap waktu di atas pusaramu
lewat pintu-pintu kesadaranku
lewat jejak-jejak hidupku
dan dibingkai oleh istri dan anak-anakku
ayahku
semoga dikau mendapat tebaran rahmat
semoga engkau mendapat tebaran maghfirah
di alam penantianmu
semoga kita kembali bersatu dalam surga-Nya

nurmuis, akhir maret 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan Hati Seorang Dara

dalam cacatan kecil pada serpihan kertas yang tergeletak di antara tumpukan kertas seorang dara yang telah cukup usia  menuliskan episode pe...