Kamis, 05 Desember 2024

Catatan Hati Seorang Dara

dalam cacatan kecil pada serpihan kertas

yang tergeletak di antara tumpukan kertas

seorang dara yang telah cukup usia 

menuliskan episode perjalanan hidupnya

"teman-temanku selalu mentertawai

aku terlampau jauh melambungkan mimpi

karena hatiku begitu lekat dengan lelaki beristri

teman-temanku selalu menasihati

hati-hati lekat dengan lelaki beristri

karena akan membuat hidup bercerai berai"

di antara lembar kesibukannya

seringkali melenusuri jejak perjalanannya

dan bertanya pada dirinya

"akankah tawa dan nasihat akan kudengar

ataukah kubiarkan ia bagai kicauan

dan aku tetap pada suara hati sejati"

di setiap menukar kelelahan dengan malam

dan di ujung sujudnya

gulana menghantui dirinya

"salahkah suara hati aku nyatakan sejujurnya

sehingga aura hidupku bergitu ceria

ataukah kuingkari dan aku membelenggu diri"

lama ia merendam dalam getirnya malam

lama ia merenungi di antara terik matahari

lagi-lagi ia tak mampu melepas suara hati

dan iapun mematri yang diyakini

"hari ini aku tetap pada jalan ini

dengan tetap menjaga diri

seperti sikap hidup lelaki yang kuintai

yang tetap menjaga agar harga diriku tak ternoda"





Catatan Hati Seorang Dara

dalam cacatan kecil pada serpihan kertas yang tergeletak di antara tumpukan kertas seorang dara yang telah cukup usia  menuliskan episode pe...