Minggu, 21 Juli 2019

agama hanif (Ar-Rum:30-32)

arahkan wajahmu, langkah hidupmu
lurus pada agama yang hanif
tetaplah dikau pada fitrah Alloh
yang telah menciptakan menusia sesuai fitrah itu
tiada perubahan pada fitrah Allah
itulah dinul qoyim, agama yang lurus
tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui
kembalilah bertaubat kepada-Nya
bertaqwa kepada-Nya
tegakkanlah sholat
dan jangan menjadi orang musyrik
yaitu orang yang memecah agama
menjadi beberapa golongan
yang masing-masing
hanya membanggakan golongannya
merasa golongannya benar sendiri

kekuatan-Mu menolongku (Al-Isro' : 78-80)

tegakkanlah sholat
kala mentari tergelincir hingga gelap malam
dan tegakkan pula qur'anal fajr
sungguh qur'anal fajr itu
disaksikan oleh para malaikat
dan kala malam pekat merayap
hendaklah dikau bertahajut
sebagai tambahan ibadah buatmu
dan agar dengan begitu
Tuhan akan memberimu posisi
pada derajat hidup nan mulia
kemudian bermohonlah pada-Nya
"Duhai Tuhan yang kuasa atas hidupku
masukkan daku dengan sebaik-baiknya
dan keluarkan daku dengan sebaik-baiknya pula
serta limpahkan dari sisi-Mu
kekuatan yang menolong setiap ayunan langkahku"

Sabtu, 20 Juli 2019

orang-orang munafiq (Al-Baqarah: 8-20)


diantara manusia ada yang berucap
“kami beriman pada Alloh dan Hari Akhir”
padahal sesungguhnya ia bukan orang beriman
mereka bermaksud menipu Alloh
dan menipu orang-orang mukmin
padahal sesungguhnya 
mereka menipu dirinya sendiri namun tiada disadari
hati mereka berpenyakit 
dan Alloh menambah prnyakit itu
mereka menanggung siksa yang berat
akibat kedustaan yang dilakukan
bilamana dikatakan pada mereka
“jangan melakukan kerusakan di muka bumi”
mereka menyangkal
“malah kami ini orang yang mengadakan perbaikan”
ingatlah
mereka itulah yang sesunggunya pembuat kerusakan
tetapi tiada disadari
bila dikatakan pada mereka
“berimanlah segaimana orang lain yang beriman”
mereka malah mengkatakan
“kenapa kami harus beriman, seperti orang bodoh beriman”
ingat
bahwa sebenarnya mereka itu yang bodoh
tetapi tiada mereka ketahui
dan bila mereka bersama orang beriman
mereka menujukkan diri bahwa mereka seakan juga beriman
namun bila mereka kembali pada syaitan 
mereka menyatakan
“sungguh kami tetap sependirian denganmu”
“kami hanya membuat tipudaya pada orang beriman”
maka Alloh akan membalas tipudaya mereka
dan membiarkannya terobang-ambing dalam kesesatan
mereka telah membeli kesesatan dengan petunjuk
maka tiada beruntung perniagaan mereka itu
dan mereka tiada akan mendapat petunjuk
perumpamaan mereka itu adalah 
sepertihalnya orang yang menyalakan api
yang ketika api itu menerangi sekelilingnya
Alloh menghilangkan cahaya yang menerangi dirinya
kemudian Alloh membiarkannya dalam kegelapan
mereka tuli, bisu, dan buta
merekapun tiada dapat kembali pada jalan kebenaran
mereka juga sepertihalnya
orang yang ditimpa hujan lebat dari langit
yang disertai gelap gulita, guruh, dan kilat
yang merekapun 
menyumbat telinga dengan ujung jarinya
karena gelegar petir menyambar
serta merekapun takut mati
dimana Alloh juga menerapkan bagi orang yang ingkar
kilat, hampir-hampir menyambar penglihatan mereka
setiap kali kilat itu menyinari, mereka melangkahkan kaki
namun bila gelap kembali menimpa, mereka berhenti
sebenarnya jika Alloh menghendaki
dilenyapkan-Nya pendengaran dan penglihatan mereka
sungguh Alloh berkuasa atas segala sesuatu

orang-orang munafiq (Al-Munafiqun: 1-6)


bilamana datang padamu orang-orang munafiq
yang mereka berkata
“kami bersaksi, sesungguhnya engkau adalah Rasulullah”
maka Alloh lebih tahu bahwa engkau adalah Rasul-nya
dan Alloh mengetahui.
sungguh orang-orang munafiq itu melakukan kebohongan
sumpah yang diucapkan mereka jadikan kedok
yang dengan itu mereka halangi manusia dari jalan Alloh
sungguh yang dilakukan adalah sebuah kejahatan
itu dikarenakan dulu mereka beriman
kemudian kembali menjadi kafir
oleh karenanya hati mereka terkunci
sehingga mereka tidak bisa mengerti
dan bilamana kamu melihat mereka
sungguh tampilan mereka mengagumkan
dan bilamana mereka berujar 
engkau akan terpesona dengan kata-katanya
orang-orang munafiq itu seakan kayu yang tersandar
setiap seruan keras, setiap kritik
mereka rasakan tertuju pada dirinya
mereka adalah musuh bagimu, maka waspadalah
mudah-mudahan Alloh menumupas mereka
kenapa mereka sampai berpaling dari kebenaran ?
karena bila mereka diseru untuk beriman
agar Rasulullah memintakan ampun
mereka berpaling diri
berpaling dengan penuh kesombongan
karena itu
sama saja mereka engkau mintakan ampun atau tidak
Alloh tidak akan mengampuni mereka
sungguh Alloh tiada akan memberi petunjuk
bagi orang-orang yang fasik

Selasa, 02 Juli 2019

kumohon pertolongan-Mu

telah kutempuh perjalanan hidup
untuk wujudkan cita dan anganku
telah kulalui ketaatan dan keingkaran atas perintah-Mu
telah kucoba terus menghayati ayat-ayat-Mu
ayat-ayat-Mu yang tertulis
dan ayat-ayat-Mu yang tercipta
telah kuupayakan membangun kebaikan
untuk mengantarkan hidup anak-anakku
dan terus akan kuupayakan samapai ujung hidupku
telah kuupayakan kebaikan
untuk mendampingi istriku
dan telah kuupayakan 
agar dirikupun menempuh jalan ridlo-Mu
serta terus kuupayakan
untaian doa untuk almarhum ayahku
doa dan karya untuk ibuku
juga doa dan karya untuk ibu mertuaku
bahkan kutabur untaian doa
pada almarhum ayah mertuaku 
yang aku sendiri belum pernah ketemu
dalam kiprah hidupkupun
telah kucoba untuk membangun kebaikan
namun, ya Alloh
dalam titik kesadaranku
aku tahu dan aku merasa
bahwa aku tidak mampu menempuh kesempurnaan
karena keterbatasan kemampuanku
karena keterbatasan wujud syukurku
karena keterbatasan menghayati diriku
karena keterbatasan menghayati kasih-Mu
maka ya Alloh
kumuhon maghfiroh-Mu
dan kumohon pertolongan-Mu
serta sempurnakan
agar cita dan angan untuk kebaikanku
dan setiap langkahku
dapat terwujud dan dalam ridlo-Mu

trenggalek, 2 Juli 2019

nurmuis

Catatan Hati Seorang Dara

dalam cacatan kecil pada serpihan kertas yang tergeletak di antara tumpukan kertas seorang dara yang telah cukup usia  menuliskan episode pe...